• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Pupuk Subsidi Dijual “Selangit”, Aek Bilah Tersandera Kelalaian Wakil Rakyat

Redaksi by Redaksi
23 April 2026
in Daerah
0
Pupuk Subsidi Dijual “Selangit”, Aek Bilah Tersandera Kelalaian Wakil Rakyat
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Tapanuli Selatan, Jeritan petani di Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, bukan sekadar keluhan musiman.

Harga pupuk bersubsidi yang seharusnya menjadi penyangga produksi pangan justru berubah menjadi beban yang mencekik.

Temuan Gabungan Mahasiswa Masyarakat Peduli Hukum Tapanuli Selatan (GMMPH-Tabagsel) mengungkap fakta yang sulit dibantah: pupuk subsidi dijual jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Paket pupuk jenis Urea dan Phonska dilaporkan melambung hingga Rp450 ribu—angka yang bagi petani kecil sama artinya dengan menunda musim tanam, bahkan menyerah pada keadaan.

“Ini bukan sekadar pelanggaran distribusi. Ini kegagalan nyata wakil rakyat dalam memperjuangkan hak dasar masyarakat,” kata Saut MT Harahap, perwakilan GMMPH, Kamis, 23 April 2026.

Alih-alih menjadi jembatan aspirasi, para politisi dari daerah pemilihan Aek Bilah dinilai absen dalam persoalan mendasar.

Tak hanya pupuk mahal, masyarakat juga masih bergulat dengan infrastruktur jalan yang rusak, akses kesehatan yang terbatas, pendidikan yang tertinggal, hingga ketiadaan listrik dari PLN.

Kondisi ini bukan sekadar ironi melainkan potret ketimpangan yang dibiarkan berlarut.

Saut menyebut, jika persoalan ini terus diabaikan, maka program prioritas pemerintah pusat berpotensi gagal total di wilayah tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih, misalnya, membutuhkan infrastruktur dasar yang hingga kini belum tersedia.

“Bagaimana mungkin dapur SPPG berjalan tanpa listrik? Cold storage butuh daya. Gudang koperasi butuh fasilitas. Ini hal elementer yang seharusnya sudah diperjuangkan sejak awal,” ujarnya.

Lebih jauh, GMMPH juga mencium adanya potensi konflik kepentingan dalam distribusi pupuk bersubsidi.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, pemilik kios pupuk diduga memiliki hubungan keluarga dengan salah satu anggota DPRD Tapanuli Selatan dari dapil Aek Bilah.

Dugaan ini membuka pertanyaan yang lebih besar: apakah kelangkaan dan mahalnya pupuk semata persoalan distribusi, atau ada kepentingan yang sengaja dipelihara?

“Kalau benar ada relasi kekuasaan di balik distribusi pupuk, ini bukan lagi soal kelalaian—ini pengkhianatan terhadap rakyat,” kata Baron Harahap, perwakilan GMMPH lainnya.

GMMPH bersama masyarakat Aek Bilah mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan.

Mereka meminta penyelidikan menyeluruh, termasuk pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik penjualan pupuk subsidi di atas ketentuan.

Di tengah gencarnya narasi pembangunan dari pusat, Aek Bilah justru menjadi contoh bagaimana kebijakan bisa kehilangan makna saat tak diawasi di tingkat lokal.

Petani menunggu, bukan janji melainkan tindakan.

 

(Ronald Harahap)

138
Tags: Harg Pupukharga selangitjeritan petaniPupuk BersubsidiTapsel
Previous Post

Sering Pemadaman Listrik, Grib Geruduk PLN Kotapinang

Next Post

Hadir di Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Labusel Bawa Pulang Apresiasi Kemendagri

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Hadir di Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Labusel Bawa Pulang Apresiasi Kemendagri

Hadir di Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Labusel Bawa Pulang Apresiasi Kemendagri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.