Korannusantara.id – Mandailing Natal, Ajang silaturahmi dan saling memaafkan pasca Hari Raya digelar oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tabagsel melalui kegiatan halal bihalal dengan Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kajari Madina), Sabtu (28/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kajari Mandailing Natal, Dani Imanuel, menyoroti maraknya penyebaran berita hoaks atau informasi tidak terverifikasi yang beredar luas di masyarakat.
Ia menekankan bahwa informasi yang tidak melalui verifikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman hingga potensi konflik sosial.
“Sebagai insan pers, JMSI memiliki peran strategis untuk menyajikan berita yang berimbang, akurat, dan telah diverifikasi dengan benar. Informasi yang tepat akan menjaga masyarakat dari kesalahpahaman,” tegas Dani Imanuel.
Sementara itu, Ketua JMSI Tabagsel, Yusrizal Nasution, menyambut baik arahan Kajari Madina dan menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjaga profesionalisme jurnalistik.
Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui pemberitaan yang berkualitas, bertanggung jawab, dan edukatif.
“Silaturahmi ini juga menjadi momentum untuk mempererat kemitraan antara JMSI dan Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan bagi masyarakat,” ujar Yusrizal.
Pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak bagi media lokal untuk lebih proaktif dalam menangkal penyebaran informasi tidak benar, serta memperkuat integritas jurnalistik di tengah era digital yang penuh tantangan.
(Indra Saputra)



