Jakarta — Di tengah tekanan ekonomi yang dipicu dinamika global, Gerakan Muda Untuk Rakyat (GEMURA) menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di kawasan Tomang, Jakarta Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Berbagi Kebahagiaan” yang menyasar masyarakat terdampak kenaikan harga pangan.
Aksi penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu (18/3/2026), dengan total 100 paket beras didistribusikan kepada warga. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai elemen, mulai dari Remaja Islam Nurul Hasanah hingga relawan EMUD Emak-Emak Muda yang dikenal sebagai bagian dari relawan pendukung Prabowo. Dukungan juga datang dari mitra logistik SJE Cargo dalam memastikan distribusi berjalan lancar.
Aksi ini hadir di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang terus mengalami kenaikan. Bagi sebagian masyarakat, lonjakan harga beras bukan sekadar isu ekonomi makro, tetapi telah menjadi beban langsung yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. Situasi ini turut dipengaruhi oleh berbagai faktor global, seperti gangguan distribusi, konflik geopolitik, hingga naik-turunnya harga energi yang berdampak pada sektor pangan.
Koordinator Presidium DPP GEMURA, Rajih Musaad, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata, bukan sekadar simbolis.
“Hari ini kita tidak sedang bicara soal angka pertumbuhan ekonomi, tapi soal dapur yang harus tetap mengepul. Ketika harga kebutuhan pokok naik dan daya beli masyarakat tertekan, maka solidaritas sosial bukan lagi pilihan—melainkan keharusan.”
Ia juga menambahkan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab untuk terlibat aktif dalam merespons situasi yang ada.
“Ketidakpastian global itu nyata, tapi respons kita juga harus nyata. GEMURA ingin menunjukkan bahwa anak muda bisa menjadi bagian dari solusi bukan sekadar pengamat atau hanya komentator,” ujar Rajih Musa’ad.
Melalui program ini, GEMURA berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif serupa yang berbasis kolaborasi lintas komunitas. Sinergi antara GEMURA, Remaja Islam Nurul Hasanah, relawan EMUD, serta dukungan mitra menunjukkan bahwa gerakan sosial dapat dimulai dari langkah sederhana yang konsisten dan tepat sasaran.
Ke depan, GEMURA menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai gotong royong sebagai fondasi dalam menghadapi tekanan ekonomi yang masih berlangsung.



