Korannusantara.id, CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) terus menggencarkan kegiatan pembersihan median atau taman di tengah badan jalan di sejumlah titik wilayah Cikarang. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan lingkungan serta menciptakan kawasan jalan yang lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi pengguna jalan.
Pembersihan dilakukan oleh tim dari bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Disperkimtan Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan rumput liar, perapihan tanaman, serta penataan kembali area median jalan yang selama ini terlihat kurang terawat.
Pegawai Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Suherman, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah berlangsung selama hampir dua pekan. Area yang menjadi fokus pekerjaan meliputi wilayah Kalimalang Tegal Danas hingga Tegal Gede, termasuk sejumlah ruas jalan yang menuju perbatan Kota Bekasi.
“Pekerjaan di lapangan sudah berjalan hampir dua minggu. Untuk area Kalimalang Tegal Danas sampai Tegal Gede hingga menuju Perbatasan kota, saat ini masih terus dikerjakan oleh tim,” ujar Suherman kepada awak media, Jumat (13/3).
Ia menambahkan, kegiatan pembersihan tersebut ditargetkan dapat selesai sebelum perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dengan demikian, kondisi jalan di wilayah tersebut diharapkan menjadi lebih tertata dan nyaman dilalui masyarakat, terutama menjelang meningkatnya mobilitas kendaraan pada masa mudik dan libur Lebaran.
Selain memperindah kawasan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Rumput liar yang terlalu tinggi di median jalan kerap mengganggu pandangan pengendara, terutama pada malam hari.
Upaya penataan yang dilakukan pemerintah daerah tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Darma (42), yang bekerja di salah satu perusahaan di kawasan industri MM2100, mengapresiasi langkah pembersihan median jalan yang saat ini dilakukan.
Menurutnya, kondisi median jalan yang sebelumnya ditumbuhi rumput tinggi kini terlihat lebih rapi dan enak dipandang.
“Kalau sekarang sudah dibersihkan tentu jauh lebih bagus. Jalan jadi terlihat lebih rapi, bersih, dan asri. Ini memang perlu dilakukan supaya lingkungan sekitar jalan lebih tertata,” kata Darma.
Meski demikian, ia juga berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembersihan median jalan, tetapi juga memperhatikan kondisi penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ruas jalan tersebut.
Menurut Darma, masih terdapat sejumlah lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi, sehingga kondisi jalan pada malam hari terasa kurang terang bagi pengendara.
“Selain pembersihan taman di tengah jalan, kami juga berharap lampu penerangan yang mati bisa segera diperbaiki. Jadi jalan yang dilalui kendaraan motor maupun mobil bisa lebih terang dan aman,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Maryani (25), warga Tambun, yang menilai kegiatan pembersihan tersebut memberikan perubahan yang cukup terlihat di sepanjang ruas jalan yang dilalui.
Ia mengatakan, sebelumnya banyak rumput di median jalan yang tumbuh tinggi sehingga membuat pemandangan terlihat kurang terawat.
“Sekarang kelihatan lebih rapi. Yang tadinya rumputnya tinggi jadi sudah dipangkas dan dibersihkan,” ujarnya.
Maryani berharap kegiatan penataan tersebut dapat dilakukan secara rutin dan tidak hanya pada momen tertentu saja.
“Harapannya jangan hanya dibersihkan saat ada momentum saja, tetapi bisa terus diperhatikan dan dirawat secara berkala supaya tetap rapi,” katanya.
Dengan adanya kegiatan pembersihan ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi diharapkan dapat terus menjaga kualitas penataan lingkungan perkotaan, khususnya pada fasilitas umum seperti median jalan. Selain memberikan kenyamanan visual, lingkungan jalan yang bersih dan tertata juga menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan serta kenyamanan masyarakat saat beraktivitas.



