Korannusantara.id, KAB. BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima hibah tanah seluas 3.227 meter persegi di Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat layanan pemadam kebakaran dan kedaruratan masyarakat (11/2/2026).
Lahan tersebut merupakan aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan telah dimanfaatkan sebagai Gedung Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi.
Penyerahan hibah ditandai penandatanganan Berita Acara Serah Terima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin pada kegiatan serah terima hibah barang milik daerah di Aula H. Oman Sahroni, Kantor Bupati Subang.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pelacakan Aset Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi, perwakilan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, serta kepala daerah se-Jawa Barat.
Endin menyatakan hibah tanah ini menjadi dukungan nyata bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya penanggulangan kebakaran.
“Hari ini kita mendapatkan aset hibah dari Pemprov Jawa Barat berupa bidang tanah yang berada di Kecamatan Cikarang Barat. Aset hibah ini sudah digunakan sebagai Gedung Damkar Kabupaten Bekasi, sehingga manfaatnya sudah langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Endin menegaskan kepastian status aset akan memudahkan pengelolaan dan pengembangan fasilitas agar layanan pemadam kebakaran lebih optimal dan cepat menjangkau warga.
“Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan ini manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Bekasi, terutama dalam memperkuat layanan kebencanaan dan keselamatan,” tambahnya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan aset daerah harus dikelola dengan prinsip kemanfaatan nyata agar mendukung pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
“Saya berharap aset-aset yang diserahkan hari ini benar-benar dimanfaatkan untuk memaksimalkan pelayanan publik, sehingga keberadaannya langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Dedi juga mengingatkan pengelolaan aset dan keuangan daerah harus tertib dan transparan agar anggaran pemerintah menjadi investasi jangka panjang bagi kepentingan warga.
“Mudah-mudahan pertemuan hari ini mengingatkan kita semua untuk melaksanakan pengelolaan keuangan dengan baik. Semakin kuat layanan pemerintahan, semakin tertib perencanaan kegiatan, dan semakin berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.(Ads)



