Korannusantara.id – Labura, Aktivitas penebangan dan pengangkutan kayu gelondongan diduga masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara.
Pantauan warga pada Minggu hingga Senin sore hingga malam (9–10 Maret 2026) menunjukkan adanya aktivitas melangsir kayu gelondongan di sepanjang Jalan Lintas Labura menuju Toba.
Sedikitnya terdapat empat titik lokasi yang terpantau berada di wilayah Kecamatan NA IX-X dan Aek Natas. Kayu-kayu tersebut diduga diangkut dari area hutan menuju tempat penampungan atau pengolahan.
Redaksi akan memantau aktivitas tersebut langsung ke lokasi penebangan untuk memastikan kondisi di lapangan. Dan berencana memperbarui informasi terkait temuan tersebut.
Warga mengkhawatirkan dampak kerusakan lingkungan yang dapat memicu bencana, terutama banjir di wilayah hilir sungai seperti Aek Natas dan Marbau. Menurut mereka, daerah tersebut berpotensi menjadi wilayah yang paling terdampak apabila penebangan hutan terus berlangsung tanpa pengawasan.
“Kita sudah sering melihat dampak bencana di Sumatera akibat kerusakan hutan. Jangan sampai kejadian serupa terulang lagi,” ujar salah seorang warga yang ikut memantau aktivitas tersebut.
Sementara itu, video yang memperlihatkan aktivitas pengangkutan kayu gelondongan tersebut juga telah beredar luas di media sosial setelah diposting oleh KYM dan menjadi perhatian warganet.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan aktivitas penebangan kayu tersebut.
( Komar )



