korannusantara.id, Jakarta – Saat ini kita sudah memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah puncak keutamaan bulan puasa, di mana umat Muslim disunnahkan meningkatkan intensitas ibadah untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW memberi contoh dengan bersungguh-sungguh beribadah, i’tikaf, dan memperbanyak doa. Ini adalah fase “Itqun minan Nar” atau pembebasan dari api neraka. Selasa (10/3/26).
Adapun Amalan Utama 10 Malam Terakhir:
Mencari Lailatul Qadar: Malam yang lebih baik dari seribu bulan, diprediksi jatuh pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir.
I’tikaf di Masjid: Berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah, berdzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Qiyamul Lail (Shalat Malam): Meningkatkan ibadah shalat malam (Tarawih, Tahajud, Witir) hingga fajar.
Membaca Al-Qur’an: Memperbanyak tilawah dan tadarus Al-Qur’an.
Doa Khusus: Membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).
Sedekah: Meningkatkan kedermawanan, termasuk menunaikan Zakat Fitrah.
Membangunkan Keluarga: Mengajak keluarga untuk ikut menghidupkan malam dengan ibadah.
10 malam terakhir adalah waktu terbaik untuk memaksimalkan ibadah, bertaubat, dan menutup Ramadhan dengan ampunan serta keberkahan Allah SWT.
(red)



