Korannusantara.id – Padangsidimpuan, Sidang Senat Terbuka Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan berlangsung khidmat pada Sabtu (7/3/2026).
Acara yang digelar di Aula UIN tersebut, dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, dan Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. Muhammad Darwis Dasopang.
Pada kesempatan tersebut, tujuh guru besar UIN Padangsidimpuan dikukuhkan. Mereka adalah Prof. Dr. Erawadi, Prof. Dr. Arbanur Rasvid, MA, Prof. Dr. Fatahuddin Aziz Siregar, Prof. Dr. Muhammad Darwis Dasopang, Prof. Dr. Sumper Mulia Harahap, Prof. Dr. Darwis Harahap, dan Prof. Dr. Armyn Hasibuan.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Amien Suyitno mengapresiasi kemajuan UIN Padangsidimpuan yang semakin berkembang pesat dalam dunia akademik dan keagamaan.
Ia menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
“Kami berharap, dengan adanya pengukuhan ini, UIN Padangsidimpuan dapat terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan luas,” ujarnya.
Mewakili Kapolres Padangsidimpuan, AKP Yuswanto, S.H., M.H., turut menghadiri acara tersebut dan menyampaikan komitmen Polres Padangsidimpuan untuk mendukung kegiatan akademik dan keagamaan di UIN.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus, agar kegiatan akademik dapat berlangsung dengan lancar dan aman,” katanya.
Dengan pengamanan yang ketat dan koordinasi yang baik antara pihak kampus dan Polres Padangsidimpuan, sidang senat terbuka ini berlangsung tanpa hambatan. Acara pun ditutup dengan lancar pada pukul 12.30 WIB.
Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan aparat keamanan dapat menciptakan suasana kondusif yang mendukung jalannya kegiatan pendidikan dan keagamaan di UIN Padangsidimpuan.
(Rahmad Ramadan)



