Korannusantara.id – Limapuluh Kota, 12 Februari 2026, Sebuah video berdurasi singkat yang disebut-sebut menampilkan sosok mirip Bupati Limapuluh Kota sedang melakukan video call seks (VCS) dilaporkan telah beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut menyebar cepat melalui berbagai platform digital dan grup percakapan warga sejak Rabu (12/2), memicu perhatian dan perbincangan publik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, video yang beredar hanya sekitar 30 detik dan diduga merupakan rekaman ulang dari fitur pesan sekali tayang pada sebuah aplikasi komunikasi. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai keaslian video maupun identitas pasti pria dalam rekaman tersebut.
Meski belum terverifikasi, kemiripan sosok dalam video dengan kepala daerah setempat menjadi bahan spekulasi di tengah masyarakat. Potongan gambar dan tangkapan layar terus beredar, sementara sebagian warga memilih menunggu kejelasan resmi sebelum mengambil kesimpulan.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai, situasi ini perlu segera disikapi secara terbuka agar tidak berkembang menjadi opini liar yang merugikan banyak pihak. Klarifikasi dinilai penting, baik untuk meluruskan informasi jika tidak benar maupun untuk memberikan penjelasan apabila terdapat hal yang perlu disampaikan kepada publik.
Sebagai pejabat publik, kepala daerah memiliki posisi strategis yang melekat dengan kepercayaan masyarakat. Isu yang menyeret nama jabatan tentu berdampak pada persepsi publik terhadap pemerintahan daerah secara keseluruhan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Limapuluh Kota maupun Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terkait beredarnya video tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah pihak juga belum memperoleh tanggapan.
Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menyebarkan ulang konten yang belum terverifikasi. Publik kini menunggu klarifikasi resmi guna memastikan duduk perkara yang sebenarnya dan menjaga situasi tetap kondusif.



