Korannusantara.id, Kota Bekasi — Anggota DPRD Kota Bekasi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yenny Kristianti, menyampaikan komitmennya untuk mendukung seluruh keputusan yang dihasilkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PSI di Makassar yang berakhir pada 31 Januari 2026. Dukungan tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat arah perjuangan partai ke depan.
Ia menegaskan bahwa kader di daerah memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan setiap kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ke dalam kerja politik yang nyata. Menurutnya, keselarasan antara pusat dan daerah menjadi kunci dalam memperbesar kekuatan partai, khususnya di Kota Bekasi.
“Sebagai kader PSI dan anggota DPRD Kota Bekasi, saya mendukung penuh seluruh keputusan Rakernas I PSI dan siap melaksanakan setiap instruksi DPP demi kepentingan partai dan masyarakat,” ujar Yenny kepada awak media, Senin (2/2/2026).
Yenny menilai hasil Rakernas membawa semangat baru bagi seluruh kader, terutama dalam meningkatkan soliditas organisasi serta memperkuat perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan publik.
“Rakernas ini menjadi momentum penting bagi PSI. Kami di daerah, khususnya Kota Bekasi, siap bergerak untuk menyukseskan agenda besar partai menuju Pemilu 2029,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Rakernas pertama PSI yang dianggap berhasil menjadi forum konsolidasi nasional sekaligus ruang penyambutan tokoh-tokoh baru dari berbagai latar belakang.
Rakernas I PSI menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang akan menjadi pedoman partai ke depan. Salah satunya adalah penetapan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron politik dan figur utama dalam kampanye partai.
Selain itu, seluruh struktur partai diminta memasang foto atau baliho Joko Widodo di kantor masing-masing, mulai dari tingkat pusat hingga cabang, sebagai simbol identitas politik sekaligus penguatan konsolidasi.
Dalam memperluas basis dukungan, PSI menargetkan perekrutan 10 juta anggota pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA). Target tersebut dinilai ambisius namun realistis guna memperkuat akar rumput partai di tengah masyarakat.
Rakernas juga menegaskan fokus ekspansi politik ke wilayah Indonesia Timur, yang ditandai dengan bergabungnya sejumlah tokoh baru, antara lain Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Luthfi Halide, Ikrar Kamaruddin, Reski Mulfiati Luthfi, Habib Syahrir Husain, Muhammad Asrul, dan Vera Firdaus.
Selain itu, konsolidasi menyeluruh menuju Pemilu 2029 menjadi agenda utama partai, dengan penekanan pada penguatan struktur hingga tingkat desa.***



