Jakarta – Keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Pol Edy Murbowo sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai sebagai langkah yang tepat. Rekam jejak Irjen Edy yang dikenal berintegritas diyakini mampu membawa perubahan signifikan dalam penegakan hukum di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Kajian Strategis Demokrasi (KSD), Bram, kepada wartawan, Selasa (7/1/2026). Menurut Bram, kondisi hukum dan keamanan di NTB saat ini masih menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan kepemimpinan polisi yang kuat dan berwibawa.
“Situasi hukum dan ketertiban masyarakat di NTB belum sepenuhnya stabil. Masyarakat sangat merindukan sosok pemimpin kepolisian yang jujur, berintegritas, humanis, dan tegas,” ujar Bram.
Ia menyebut masyarakat NTB menyambut baik kehadiran Irjen Pol Edy Murbowo sebagai Kapolda NTB. Bram menilai kepemimpinan Irjen Edy menjadi harapan baru untuk mewujudkan keadilan, terutama dalam penuntasan berbagai kasus hukum yang selama ini dinilai belum berjalan optimal, baik di tingkat Polres maupun Polsek.
“Di tangan dingin beliau, masyarakat meletakkan harapan besar agar penegakan hukum bisa berjalan adil dan tuntas,” katanya.
Lebih lanjut, Bram menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, mahasiswa, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.
“Kolaborasi menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai ancaman keamanan di seluruh wilayah NTB,” ujarnya.
Bram pun mengajak masyarakat NTB untuk mendukung kinerja Kapolda NTB yang baru. Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada terciptanya situasi keamanan yang kondusif.
“Saya mengajak seluruh masyarakat NTB mendukung kinerja Irjen Pol Edy Murbowo dalam penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban. Kemajuan daerah tidak akan tercapai tanpa stabilitas keamanan,” pungkasnya.



