Korannusantara.id – Tapanuli Selatan, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyerahkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), berlangsung di Kantor Camat Batangtoru, Selasa (30/12/2025).
Bantuan secara simbolis diserahkan Pimpinan Cabang (Pimcab) BRI Padangsidimpuan Teuku Zulham, kepada masyarakat korban bencana alam, berupa buku rekening BRI dengan saldo Rp1.800.000,- atas nama masing-masing Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana.
Penyerahan bantuan BRI dihadiri Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, Komandan Resort Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Komandan Distrik Militer (Danndim) 0212/Tapsel, Camat Batangtoru Mara Tinggi Siregar, jajaran BRI Batangtoru dan perwakilan warga penerima bantuan.
Adapun sejumlah perwakilan warga menerima bantuan secara simbolis, di antaranya Asrin Pulungan, Sapar Panggabean, Agusman Siregar, Halomoan Manalu, Sahdan Sitompul, Awaluddin Hutapea, Iskanda Halim Hutasuhut, Masita Pulungan dan Ahmad Melki Harahap.
Pimcab BRI Padangsidimpuan Teuku Zulham, menegaskan komitmen BRI untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menghapkan bantuan yang diterima setiap KK sebesar Rp1.800.000,-, dapat membantu kebutuhan sementara warga selama masa tunggu hunian pasca bencana.
“Bank BRI akan selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kondisi suka maupun duka, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada lingkungan,” ungkapnya.
Atas nama BRI, ia juga menyampaikan rasa empati dan keprihatinan yang mendalam atas musibah bencana alam yang menimpa saudara-saudara kami di Tapsel, khususnya di Batangtoru.
Pihaknya juga memahami bahwa bencana tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga berdampak pada kehidupan dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Melalui penyaluran DTH ini, Bank BRI berharap agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masing-masing dan menjadi bagian dari proses pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.” terang Zulham.
Sementara Asrin Pulungan yang mewakili warga penerima bantuan DTH BRI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Tapsel dan Bank BRI atas bantuan DTH yang mereka terima.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Di tengah kondisi sulit pascabencana, perhatian dan kepedulian dari pemerintah dan Bank BRI menjadi penyemangat serta harapan bagi kami untuk bangkit kembali.” kata Asrin dengan raut wajah penuh kesedihan.
Ia berharap ke depan masyarakat Batangtoru yang terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan dengan normal dan lebih baik dari sebelumnya.
“Kami merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini, karena masih banyak pihak yang peduli dan hadir membantu masyarakat kecil seperti kami dan bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami.” ucapnya.
Sementara Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bank BRI atas kepedulian dan partisipasinya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
Bupati nemyampaikan, ada 1.442 warga terdsmpsk bencana yang menerina DTH dan masih menunggu proses pembangunan hunian tetap pasca bencana.
Bupati Gus Irawan menegaskan, Pemkab Tapsel berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana, baik melalui bantuan darurat maupun program pemulihan jangka menengah dan panjang.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama masa tunggu hunian, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.”ujar Bupati.
Ditambahkannya, DTH ini disalurkan agar masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi kondisi pasca bencana dan Pemkab Tapsel akan terus mendampingi hingga seluruh warga dapat kembali menempati hunian yang layak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank BRI yang telah berpartisipasi dan peduli terhadap masyarakat Tapsel yang terdampak bencana. Bantuan ini sangat berarti bagi warga,” ujar Gus Irawan.
(Ronald Harahap)



