Korannusantara.id, Jakarta – Presiden R8, Prabowo Subianto menyetujui usulan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk membentuk Satuan Tugas atau Satgas Kuala. Satgas ini akan fokus pada pengerukan sungai-sungai dangkal di daerah bencana dan mengolah air berlumpur menjadi air bersih.
Menhan, Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan, pengerukan (dredging) akan dilakukan mulai dari muara sungai di laut. Tujuannya adalah untuk memperdalam alur sungai yang dangkal akibat endapan lumpur, sekaligus mempermudah mobilisasi alat berat ke titik-titik yang sulit dijangkau melalui darat.
“Kuala-kuala itu kita akan normalisasi. Saya kira silakan Menteri Pertahanan dan TNI berkoordinasi dengan para gubernur,” ujar Prabowo.
Dalam rapat tersebut, Mendagri, Tito Karnavian mengusulkan pemanfaatan alat-alat pengerukan yang biasa digunakan oleh penambang di Bangka Belitung karena daya sedotnya yang kuat. Prabowo pun setuju dan menegaskan bahwa anggaran tidak akan menjadi kendala.
“Satgas Kuala akan mulai bekerja dalam waktu dua pekan ke depan dengan sasaran pertama di Kuala Simpang, Aceh Tamiang,” pungkas Sjafrie.
(red)



