• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Kompolnas dan Komisi Reformasi Polri Bahas Prosedur Pemilihan Kapolri

Putra by Putra
9 Desember 2025
in Nasional
0
Kompolnas dan Komisi Reformasi Polri Bahas Prosedur Pemilihan Kapolri

Ket. Menko Polkam sekaligis Ketua Kompolnas RI, Djamari Chaniago usai bertemu Komisi Percepatan Reformasi Polri di Kemensetneg, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). (Foto: Istimewa)

0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Djamari Chaniago dan jajaran melakukan audiensi dengan Komisi Percepatan Reformasi Polri. Salah satu yang dibahas, yakni mengenai prosedur pemilihan Kapolri.

Hal itu disampaikan Djamari usai pertemuan hampir dua jam dengan ketua dan anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri.

“Agak panjang tadi adalah dibicarakan masalah bagaimana prosedur pemilihan Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan itu tadi panjang karena kebetulan di tim reformasi kepolisian ini ada dua orang profesor yang ahli di bidang hukum tata negara, kemudian ditambah satu lagi profesor yang ahli di bidang hukum,” kata Djamari dalam konfrensi persnya, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan ini mengatakan pembahasan mengenai prosedur pemilihan kapolri mencakup masalah proses hukum. Sebab, lanjut dia, pemilihan kapolri membutuhkan undang-undang yang memerlukan proses yang tidak mudah.

“Tapi ini masukan yang disampaikan kepada tim ini yang dirasakan oleh kami di Kompolnas,” kata Djamari.

Selain mengenai prosedur pemilihan kapolri, Kompolnas mengusulkan agar ada penambahan personel polisi wanita atau polwan.

“Misalnya ada tambahan polwan supaya tidak seperti ini. Harus bisa mencapai angka 10 sampai dengan 15 persen kekuatan polwan dan yang sebagainya yang saya kira para saudara-saudara saudah tahu itu,” kata Djamari.

Mengenai Kompolnas juga dibahas dalam audensi, yaitu berkaitan dengan penguatan peran Kompolnas.

“Bukan hanya sekedar diperkuat ditambah manusianya, tetapi fungsinya harus diperkuat untuk itu, untuk bisa melakukan pengawasan sejak dari tahap awal sampai dengan tahap operasional yang dilaksanakan oleh kapolri,” katanya.

(red)

 

279
Tags: Djamari ChaniagoKapolriKomisi Reformasi PolriKompolnas
Previous Post

Banjir Sudah Surut di Tanjung Beringin, Warga Kunjungi Kantor SMSI Sergai

Next Post

Pidato Berapi-api Menhan Dihadapan Ribuan Mahasiswa: Kita Menghadapi Musuh dalam Selimut!

Putra

Putra

Next Post
Pidato Berapi-api Menhan Dihadapan Ribuan Mahasiswa: Kita Menghadapi Musuh dalam Selimut!

Pidato Berapi-api Menhan Dihadapan Ribuan Mahasiswa: Kita Menghadapi Musuh dalam Selimut!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.