Korannusantara.id, Jakarta – Anggota DPD RI, KH. Muhammad Nuh, M.SP menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di tiga provinsi yakni, Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Ia menilai bencana tersebut tidak hanya merusak hunian warga dan mengguncang kondisi psikologis mereka, tetapi juga mengganggu berbagai aspek kehidupan masyarakat di daerah terdampak.
“Oleh sebab itu, Sebagai anggota DPD RI saya menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas bencana alam di wilayah Sumatera,” Hal itu disampaikan Muhammad Nuh, anggota DPD RI dari dapil Sumatera Utara dalam acara FGD mewakili Ketua DPD RI, Sultan B Najamuddin di gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (4/12/2025)
Selanjutnya, Senator asal Sumut juga memaparkan Data terbaru dampak bencana di Sumatera dari Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), Kamis (4/12/2025).
Diketahui, BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 780 di 3 provinsi. Sebanyak 564 orang masih dilaporkan hilang.
Berikut data terbarunya:
Korban meninggal 780 orang.
Korban hilang 564 orang.
Korban terluka 2.600 orang.
Jika dirincikan per provinsi, sebanyak 277 orang meninggal di Aceh. Dilaporkan 193 orang masih hilang.
Di Sumatera Barat, sebanyak 204 meninggal dunia dan 212 orang masih hilang.
Sedangkan di Sumatera Utara, dilaporkan korban meninggal dunia sebanyak 299 orang dan 159 orang masih hilang.
“Maka untuk itu, Muhammad Nuh berharap agar proses evakuasi korban, dan bantuan logistik yang disalurkan oleh pemerintah pusat, pemda, TNI, Polri, DPR RI, dan termasuk DPD RI berjalan dengan lancar sampai ke lokasi dan bermanfaat bagi saudara kita yang terdampak musibah tersebut,” ungkap M Nuh saat diacara FGD KMDT yang mengangkat tema: Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Mendunua Pasca Penguatan Green Card UNESCO Global Geopark.

Seterusnya, FGD tersebut juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Koordinator Pangan, Kemendagri, dan Kementerian Pariwisata.

Selain itu, acara FGD tersebut turut dihadiri, Edison Manurung, SH, MM (Ketua Umum KMDT), Prof Dr Iskandar Zulkarnain (Sekjen KMDT), Prof Dr Jhon Liberty Hutagaol (Ketua Dewan Pakar KMDT), para Pengurus, Dewan Pakar, dan utusan KMDT dari daerah.
(red)



