Jakarta — Ketua Forum Peduli Simalungun Jakarta (FPSJ), Felix Martuah Purba, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tokoh Simalungun Dr. Sarmedi Purba, SpOG yang mengadukan persoalan konflik dan klaim tanah di Sihaporas ke Komnas HAM RI.
Felix menilai upaya tersebut penting dilakukan demi memastikan penyelesaian konflik berjalan adil, transparan, dan menghindarkan masyarakat dari potensi pelanggaran HAM maupun gesekan antarwarga.
“Kami mendukung penuh. Masalah Sihaporas tidak boleh dibiarkan berlarut. Komnas HAM harus turun secara objektif dan menyeluruh, memeriksa semua pihak tanpa kecuali,” ujar Felix di Jakarta, Senin (24/11/2025).
Ia menyebut konflik Sihaporas sudah berkembang menjadi isu sensitif yang berpotensi memicu ketegangan sosial jika tidak segera ditangani sesuai aturan hukum dan fakta sejarah yang benar. Felix juga meminta Komnas HAM tidak hanya mendalami klaim sepihak, tetapi menelaah rekam jejak adat, sejarah pemukiman, serta kondisi warga yang terdampak.
“Kami tidak ingin masyarakat Simalungun terpecah karena informasi yang simpang-siur. Penyelesaian harus berdasarkan hukum dan data, bukan provokasi,” tegasnya.
Felix mengimbau seluruh masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi, sambil menunggu langkah Komnas HAM dalam menangani laporan tersebut. FPSJ, kata dia, siap memberikan data dan masukan bila dibutuhkan demi penyelesaian konflik secara damai.



