Korannusantara.id – Labuhanbatu , Bisnis peredaran narkoba di Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara semakin merajalela setiap harinya. Aktivitas bisnis narkotika tersebut kuat dugaan melibatkan sejumlah oknum Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, pantas bisnis peredaran narkoba itu sulit diberantas.
Padahal, Presiden Prabowo Subianto dinilai telah menempatkan pemberantasan narkoba menjadi prioritas, sementara Kepala Polri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo menindaklanjutinya dengan menyatakan perang melawan narkoba. Namun, ironisnya, ada sejumlah oknum anggota kepolisian di Polres Labuhanbatu justru terlibat dalam mengcover bisnis peredaran narkoba.
Diketahui, peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polres Labuhanbatu semakin menunjukan angka perkembangan signifikan. Titik-titik lokasi peredaran sabu semakin bertambah di setiap kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara (Labura)
Dimana, terdapat empat dugaan bandar narkoba yang berperan dalam bisnis narkoba serta dugaan melibatkan empat oknum Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dalam membekingi peredarannya. Keempat diduga bandar narkoba tersebut yakni masing-masing berinisial ISK, UK, HER dan WW.
Bisnis narkoba bandar ISK diduga oknum satres narkoba berinisial SMD menjadi humas, sementara dua bandar besar narkoba asal Aek Kanopan UK diduga dibekap katim berinisial HKI dan bandar WW dicover oknum inisial FS. Terakhir, nama bandar besar jaringan narkoba di Labuhanbatu dan Labura HER turut diduga dikontrol katim GLO.
Menanggapi hal tersebut, Ketua IYE (Indonesia Youth Epicentrum) Labuhanbatu Raya Ikhsan Siregar mengatakan, dugaan keterlibatan sejumlah personil Satres Narkoba Labuhanbatu menjadi alasan bisnis narkoba di Labuhanbatu tumbuh subur
“Perkembangan titik peredaran narkoba di setiap Kecamatan Labuhanbatu dan Labura menjadi bukti kuat dugaan keterlibatan sejumlah oknum. terang Ikhsan kepada media pada Minggu (23/11)
Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala ketika dikonfirmasi wartawan perihal dugaan keterlibatan anggotanya dalam bisnis narkoba di Labuhanbatu, Minggu (23/11) sejauh ini belum memberikan jawaban.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Iwan Mashuri saat dikonfirmasi tidak memberikan Jawaban.



