Korannusantara.id, Cikarang Pusat — Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi memasuki babak akhir. Proses seleksi yang berlangsung sejak Oktober lalu kini berada pada fase penentuan setelah Panitia Seleksi (Pansel) menuntaskan rapat pleno penetapan hasil seluruh rangkaian uji kompetensi.
Dalam pleno tersebut, pansel melakukan penjumlahan nilai dari seluruh tahapan seleksi, mulai dari uji kompetensi, penulisan makalah, uji gagasan tertulis, hingga wawancara. Penilaian ini menjadi dasar penentuan tiga peserta terbaik yang berhak melaju ke tahap akhir, yakni tes kesehatan.
Berdasarkan surat pengumuman resmi bernomor 800.1.2.6/14-PANSELJPTP-SD/2025 yang ditandatangani Ketua Pansel, Prof. Dr. Mohammad Mulyadi, AP., M.Si, tiga nama yang dinyatakan lolos adalah:
1. Endin Samsudin, Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi
2. Henri Lincoln, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi
3. Iwan Ridwan, Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi
Ketiga peserta tersebut dijadwalkan mengikuti tes kesehatan sebagai tahap final sebelum penetapan tiga besar untuk disampaikan kepada Bupati Bekasi.
Perubahan Jadwal Hasil Seleksi
Mengacu pada pengumuman terbaru Pansel bernomor 800.1.2.6/09-PANSELJPTP-SD/2025 tertanggal 6 November 2025, terjadi perubahan kedua terkait jadwal pelaksanaan seleksi. Salah satu poin penting adalah pengumuman hasil seleksi yang semula dijadwalkan pada 27 November 2025, kini dimajukan menjadi 19 November 2025.
Perubahan jadwal ini disampaikan sebagai bagian dari penyesuaian pelaksanaan seleksi dan akan diperbarui sewaktu-waktu melalui laman resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi dan BKPSDM.
Berdasarkan penelusuran Korannusantara.id, tiga figur birokrat yang masuk daftar akhir seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi memiliki rekam jejak panjang dalam birokrasi, baik di level teknis maupun struktural. Ketiganya dianggap telah menempuh perjalanan karier yang kuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
1. Henri Lincoln, ST., MM. — Birokrat Teknis dengan Pengalaman Lapangan yang Kuat
Henri Lincoln, putra daerah kelahiran Bekasi, 18 Desember 1975, saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDA, BMBK) Kabupaten Bekasi. Ia dikenal sebagai sosok dengan latar belakang teknis yang kuat, terutama terkait infrastruktur.
Dalam rekam jejaknya, Henri pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya:
Kepala Bidang Bangunan Negara pada Dinas Bangunan Kabupaten Bekasi
Sekretaris Dinas PUPR
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi
Selama menempati berbagai jabatan tersebut, Henri tercatat banyak melakukan perbaikan di bidang infrastruktur, termasuk pembenahan sarana olahraga, sektor kebencanaan, serta penguatan organisasi perangkat daerah.
2. Drs. H. Endin Samsudin, M.Si. — Putra Daerah dengan Karier Lapangan yang Matang
Endin Samsudin, kelahiran Bekasi, 11 Juli 1974, dikenal sebagai pejabat teras yang mengawali karier dari bawah dan banyak menghabiskan masa tugas sebagai administrator wilayah. Ia pernah dipercaya memimpin beberapa kecamatan, yakni:
Camat Bojongmangu
Camat Pebayuran
Camat Cikarang Pusat
Jabatannya sebagai Camat Cikarang Pusat berjalan cukup panjang, yaitu tujuh tahun (2013–2019). Pengalaman panjang memimpin wilayah ini menjadi modal penting yang kemudian mendorong perkembangan kariernya.
Pada era Bupati Eka Supriatmaja, Endin mendapat amanah sebagai Kabag Administrasi dan Kerjasama Setda Bekasi pada 31 Oktober 2019. Dua tahun kemudian, pada 15 Januari 2021, ia ditunjuk sebagai Kepala Dinas Sosial.
Selanjutnya, pada 31 Oktober 2023, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menugaskan Endin sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi, jabatan yang masih diembannya hingga saat ini.
3. Drs. Iwan Ridwan, M.Si. — Birokrat Senior dengan Pengalaman Manajerial Luas
Iwan Ridwan, kelahiran Bandung, 11 Juni 1969, merupakan birokrat senior dengan pengalaman luas di bidang pelayanan publik, perizinan, hingga pembangunan daerah. Rekam jejaknya mencakup sejumlah posisi penting, antara lain:
Kabid Aparatur Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA )
Kabid Pendataan dan Pendaftaran pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( DPPKAD )
Kabid Pemprosesan pada Badan Penanaman Modal dan Pelayan Perijinan Terpadu ( BPMPPT)
Kabag Pembangunan pada Setda Kabupaten Bekasi
Kabag Layanan Pengadaan Barang / Jasa pada
Setda Kabupaten Bekasi
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi
Kepala Dinas Sumber Daya Air Binamarga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi ( DSABMBK )
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Setda Kabupaten Bekasi
Kepala Badan Pendapatan Daerah
Kabupaten Bekasi
Pengalamannya sebagai Asisten Daerah II serta Kepala Bapenda memperlihatkan kapasitasnya dalam memimpin sektor strategis, terutama yang berkaitan dengan pembangunan dan peningkatan pendapatan daerah.



