Korannusantara.id – Medan, 9 November 2025, Korps HMI-Wati (KOHATI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UINSU Periode 2024–2025 berkolaborasi dengan Pemberdayaan Perempuan Majelis Rayon Korps Alumni HMI (PP MR KAHMI) FDK UINSU Periode 2025–2030 menggelar Seminar Nasional bertajuk “Self Acceptance: Membangun Kesadaran Diri Perempuan Terhadap Kesehatan Mental dan Reproduksi”. Acara dilaksanakan pada Minggu, 9 November 2025 di Aula Cemara BPSDM Provinsi Sumatera Utara.
Seminar dibuka secara resmi oleh Ketua Umum HMI Komisariat FDK UINSU, Try Akhmal Hidayat. Kegiatan menghadirkan tiga pemateri utama: Guru Besar Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. dr. Sarma Nursani Lumbanraja, M.Ked (OG), SpOG, Subsp.KFm.; Pemerhati Anak Bangsa, Eva Yulina, S.Psi., M.Psi.; serta STIFIn Licensed Trainer, Yuni Hutasuhut, SH., CH., CHt. Ketiga pemateri membahas beragam sudut pandang mengenai kesehatan mental, kesehatan reproduksi, serta pentingnya self acceptance bagi perempuan.
Seminar berlangsung lancar dan khidmat sejak pukul 09.00 hingga 14.30 WIB. Antusiasme peserta terlihat sepanjang penyampaian materi dan diskusi interaktif selama kegiatan berlangsung.
Ketua KOHATI FDK UINSU, Farizatul Faiza, menyampaikan pentingnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi bagi generasi saat ini.
Mengetahui tentang kesehatan reproduksi bagi laki-laki dan perempuan sangat penting untuk menuju generasi emas 2045. Maka dari itu harapannya seminar ini dapat membantu, menambah pengalaman, dan memberikan pengetahuan terhadap kesehatan mental dan reproduksi, ujarnya.
Melalui kegiatan ini, KOHATI FDK UINSU bersama PP MR KAHMI FDK UINSU berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya kesehatan mental dan reproduksi dalam kehidupan sehari-hari.



