Korannusantara.id – Jakarta, Himpunan pemuda dan mahasiswa Nusantara melakukan aksi demonstrasi di kantor pusat Neo bank yang berada di jakarta selatan.
Sekitar 300 masa aksi melakukan protes di bank Neo akibat dugaan adanya mafia lelang aset yang tidak sesuai prosedural ungkap Albar selaku penanggung jawab aksi.
Dalam orasi nya ia meminta agar direktur bank Neo menemui masa aksi dan menjelaskan dugaan adanya mafia didalam kantor Neo bank .
Neo bank diduga melakukan lelang aset yang tidak sesuai dengan mekanisme hukum yang ada dan debitur masih mengakui untuk melakukan pembayaran.
Albar juga menyampaikan bahwa bank Neo tidak memikirkan nasib debitur dan tidak mendukung program menteri keungan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia, justru bank Neo diduga mengakali debitur untuk keuntungannya .
Aktivis HMI juga itu mengungkapkan dalam orasinya untuk menyampaikan ke otoritas jasa keuangan (OJK) agar mengevaluasi dan mencabut izin Neo bank di Indonesia, Karena diduga kuat telah melakukan lelang aset yang tidak sesuai dengan prosedur.
Diketahui massa aksi berhasil menduduki bank Neo sebab pihak menejemen tidak ada yang berani menemui masa aksi demonstran.
Untuk itu kata Albar mereka akan kembali melakukan demonstrasi yang lebih besar jika pihak menejemen Neo bank tidak menemui masa aksi tutupnya



