• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Opini

Kemerdekaan yang Berdarah: Ketika Rakyat Tercekik, DPR RI Malah Minta Naik Gaji

Penulis : DARI NAZAR S.H ( Advokat )

Redaksi by Redaksi
2 September 2025
in Opini, Nasional
0
Kemerdekaan yang Berdarah: Ketika Rakyat Tercekik, DPR RI Malah Minta Naik Gaji

Ket : Dari Nazah S.H

0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Jawatimur, OPINI- Bulan Agustus 2025 merupakan bulan kemerdekaan yang ke 80 sejak naskah Proklamasi di kumandangkan oleh bapak proklamator kita seharusnya menjadi momen perenungan atas perjuangan para pendiri bangsa, kini justru “dikotori” dengan luka-luka sosial. Di banyak daerah, terjadi bentrokan, pembakaran fasilitas publik, hingga sampai pada penjarahan.

Ironisnya, semua itu akibat perwakilan kita di Senayan pada sibuk mengurusi urusan perut dan kenyamanan mereka sendiri.

Di tengah situasi ekonomi yang menghimpit rakyat, harga kebutuhan pokok melambung, lapangan kerja makin sempit, dan layanan publik kian tidak terjangkau ternyata anggota DPR justru terang-terangan meminta kenaikan gaji dan peningkatan fasilitas. Betapa teganya sedangkan rakyat masih menjerit, tapi wakilnya di parlemen justru menuntut kemewahan.

Ini bukan sekadar tidak peka ini “penghinaan” terhadap amanah.

Mereka duduk di kursi empuk karena suara rakyat, tapi begitu terpilih, rakyat dilupakan. Di gedung megah itu, para legislator lebih sibuk menyusun strategi menaikkan tunjangan, bukan menyusun solusi untuk krisis.

Lebih memalukan lagi, permintaan kenaikan gaji ini disampaikan ketika masih banyak anak bangsa yang makan sekali sehari, tidur di rumah tak layak, bahkan meninggal karena akses kesehatan tak tersedia. Sungguh sangat menyayat dan merobek perasaan rakyat. DPR RI seolah hidup di dimensi lain jauh dari denyut nadi penderitaan rakyat.

Tak heran jika akhirnya ledakan amarah rakyat meletus. Di sejumlah daerah, muncul aksi pembakaran, bahkan penjarahan terhadap properti milik pejabat dan elite politik. Ini tentu tidak dibenarkan secara hukum, tapi fakta ini tidak bisa dilepaskan dari konteks rakyat sudah muak.

Mereka tak lagi percaya pada pemimpin yang hanya datang saat kampanye lalu menghilang di balik pagar parlemen.

Anggota dewan yang seharusnya menjadi penjaga keadilan sosial, kini justru menjadi simbol ketamakan dan ketidakwajaran.

Mereka bukan hanya gagal memperjuangkan nasib rakyat, tapi juga menjadi beban negara. Gaji besar, fasilitas lengkap, tapi kinerja minim dan jauh dari aspirasi publik.

Momentum di 17 Agustus 2025 ini seharusnya mengingatkan kita semua bahwa kemerdekaan itu bukan seremoni, sejatinya kemerdekaan adalah bebas dari lapar, takut, dan ketidakadilan. Tapi selama anggota legislatif masih lebih sibuk menghitung gaji ketimbang menghitung derita rakyat, maka kemerdekaan itu hanyalah ilusi.

Rakyat tidak butuh wakil yang minta naik gaji dan tunjangan serta fasilitas megah, rakyat butuh pemimpin yang rela berkorban, hadir dalam krisis, dan berjuang untuk mereka bukan selalu membawa atas nama rakyat untuk kemewahan dirinya sendiri

DPR RI kini tak ubahnya simbol ketamakan. Bukan pelayan rakyat, tapi penguasa anggaran yang sibuk memperkaya diri sendiri dan mereka patut dinilai gagal menjalankan fungsinya.

 

( Red )

458
Tags: Bulan KemerdekaanDari Nazah S.HDemo Bubarkan DPRHari KemerdekaanOpini
Previous Post

Unjukrasa Cipayung Plus Desak DPRD Tapsel: Copot Kapolri, Sahkan UU Rampas Aset Korupsi

Next Post

Unjuk Rasa Mahasiswa UINAM di Makassar Berlangsung Kondusif

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Unjuk Rasa Mahasiswa UINAM di Makassar Berlangsung Kondusif

Unjuk Rasa Mahasiswa UINAM di Makassar Berlangsung Kondusif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.