Korannusantara.id – Rantauprapat, Labuhanbatu, 8 Agustus 2025, Pembukaan jalan tol Medan- Kisaran telah memangkas waktu tempuh dari Medan menuju Rantauprapat menjadi hanya 6–7 jam. Kondisi ini menempatkan Rantauprapat pada posisi strategis sebagai titik istirahat utama di jalur transportasi menuju Pekanbaru dan provinsi Riau.
Mayoritas bus dan mobil antarkota berangkat dari Medan pada pukul 15.00–19.00 WIB, sehingga tiba di Rantauprapat sekitar tengah malam. Waktu tersebut merupakan momen ideal bagi pengemudi dan penumpang untuk berhenti, beristirahat, menikmati kuliner, serta memenuhi kebutuhan perjalanan sebelum melanjutkan perjalanan panjang.
Potensi Arus Kendaraan yang Melintas
Berdasarkan estimasi harian:
Bus: 200 – 300 unit per malam
Mobil pribadi: 1.500 – 2.000 unit per malam
Jika hanya 50% kendaraan yang singgah di Rantauprapat, maka potensi penumpang yang masuk ke kota adalah:
Bus singgah: 100 – 150 unit × 40 penumpang = 4.000 – 6.000 orang
Mobil singgah: 750 – 1.000 unit × 4 penumpang = 3.000 – 4.000 orang
Total penumpang singgah per malam: 7.000 – 10.000 orang.
Potensi Perputaran Ekonomi
Dengan asumsi pengeluaran rata-rata Rp 20.000 – Rp 50.000 per orang untuk makan, minum, dan belanja, maka potensi perputaran uang di Rantauprapat dapat mencapai:
Harian: Rp 140 juta – Rp 500 juta
Bulanan (30 hari): Rp 4,2 miliar – Rp 15 miliar
Eks Terminal Padang Bulan: Aset Strategis
Eks Terminal Padang Bulan memiliki sejumlah keunggulan untuk dijadikan rest area utama:
1. Luas area memadai untuk menampung bus, mobil pribadi, dan kendaraan logistik.
2. Lokasi tepat di jalur utama lintas Sumatra, tanpa memerlukan rute memutar.
3. Dekat dengan pusat kuliner dan UMKM lokal, memudahkan integrasi ekonomi rakyat.
4. Posisi ideal di tengah rute Medan–Pekanbaru, menjadi titik singgah alami perjalanan malam.
“Dengan dukungan infrastruktur tol Medan–Kisaran, Rantauprapat berada di posisi emas untuk menjadi pusat peristirahatan dan aktivitas ekonomi lintas Sumatra. Eks Terminal Padang Bulan adalah aset yang bisa dioptimalkan untuk mendukung visi pembangunan daerah,” ujar Aziz Tanjung, tokoh masyarakat Labuhanbatu.
Manfaat untuk Daerah
Pengembangan rest area di eks Terminal Padang Bulan akan membawa dampak positif:
Menghidupkan kembali aset daerah yang belum dimanfaatkan maksimal.
Mendorong perputaran ekonomi lokal melalui kuliner, oleh-oleh, dan jasa transportasi.
Menciptakan lapangan kerja baru untuk masyarakat sekitar.
Meningkatkan citra Labuhanbatu sebagai kota ramah pelintas.
Dengan potensi pergerakan ribuan orang setiap malam, sudah saatnya Rantauprapat mengambil peran sebagai rest area unggulan di Sumatera Utara. Pemerintah daerah memiliki peluang besar untuk menjadikan ini proyek strategis yang membawa manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.
( Ahmad IS )



