korannusantara.id – Cikarang Pusat, Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78, Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan bertema “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Bangkit” di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis (17/07/2025).
Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum (Asda III), Jaoharul Alam, menegaskan bahwa koperasi tetap menjadi pondasi penting dalam perekonomian masyarakat, terlebih di tengah dinamika pembangunan Bekasi sebagai kawasan industri strategis nasional.
“Pemkab Bekasi berkomitmen mendorong kemajuan koperasi melalui pembinaan, perizinan, pemanfaatan teknologi digital, serta penyediaan sarana dan prasarana,” ujar Jaoharul.
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, terdapat 1.807 koperasi di Kabupaten Bekasi, dengan 982 di antaranya berstatus aktif. Beberapa di antaranya telah mengadopsi teknologi digital dalam operasionalnya.
“Sebagai bagian dari transformasi digital, koperasi kita dorong untuk mampu melakukan penjualan online. Salah satunya melalui pelatihan penggunaan platform aplikasi seperti Bebeli,” jelas Jaoharul.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi telah membentuk 187 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan, sebagai bentuk implementasi dari Instruksi Presiden dan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih.
“Pemkab Bekasi siap menyukseskan program strategis nasional ini. Bahkan pada Senin, 21 Juli 2025, akan dilakukan launching Koperasi Merah Putih di Desa Kedungwaringin dan Desa Lambangsari sebagai mock-up nasional,” terangnya.
Jaoharul turut mengapresiasi kontribusi koperasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta berharap koperasi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap koperasi ke depan semakin kuat, berdaya saing, dan mampu membuka lapangan usaha lebih luas di berbagai sektor,” pungkasnya.
Reporter: Adis | Editor: Redaksi



