Korannusantara.id – TASIKMALAYA, Komitmen Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., dalam menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan keberagaman di tengah masyarakat kembali mendapatkan sorotan positif. Pada Sabtu (12/7/2025), Kapolres meresmikan rumah pemulasaran TMC Eternal Home di Kota Tasikmalaya. Peresmian ini menjadi penanda sejarah penting setelah melalui proses panjang dan tantangan bertahun-tahun yang akhirnya membuahkan hasil nyata untuk kepentingan kemanusiaan lintas kelompok.(15/7)
Inisiatif ini langsung menuai apresiasi luas dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPPLPPI) yang melalui Ketua Umumnya, Dedi Siregar, menyampaikan penghargaan dan rasa hormat atas langkah humanis yang dilakukan oleh Polres Tasikmalaya Kota.
“Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., berhasil membangun toleransi, solidaritas, dan penghormatan pada keberagaman di tengah masyarakat Tasikmalaya Kota.
Kami melihat pembangunan rumah pemulasaran ini bukan hanya dirasakan manfaatnya oleh pengguna secara langsung, tapi juga menjadi simbol pembangunan toleransi yang nyata,” tegas Dedi Siregar.
Diketahui, Kota Tasikmalaya merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Barat yang dikenal dengan kekuatan nilai-nilai religius dan kulturalnya. Meskipun secara demografis didominasi oleh etnis Sunda, Kota Tasikmalaya mampu mempertahankan harmoni sosial yang inklusif terhadap berbagai latar belakang etnis dan kepercayaan. Pembangunan rumah pemulasaran ini menjadi manifestasi konkret atas penghargaan terhadap keberagaman dan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi.
“Ini adalah langkah yang harus diapresiasi. Di tengah situasi sosial yang terkadang rentan terhadap perbedaan, kehadiran rumah pemulasaran ini menjadi representasi komitmen kepolisian dalam membangun peradaban dan ruang publik yang menghargai semua golongan,” lanjut Dedi.
Tak hanya menjadi fasilitas layanan akhir hayat, rumah pemulasaran tersebut juga menjadi simbol dialog dan rekonsiliasi antarwarga, yang mampu menjembatani perbedaan budaya, agama, dan keyakinan. Menurut Dedi, rumah pemulasaran ini membuktikan bahwa kerja nyata dan kolaborasi lintas sektor mampu menciptakan tatanan sosial yang damai dan harmonis.
“Kota Tasikmalaya adalah bukti bahwa toleransi bisa dibangun secara struktural dan kultural sekaligus. Kita semua patut mencontoh langkah-langkah yang diambil oleh Kapolres dan jajarannya. Mereka tidak hanya menjaga keamanan fisik, tapi juga memperkuat keamanan sosial dan spiritual masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan terpisah, AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa Polri tidak semata hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menjadi bagian dari pembangunan sosial yang berkeadilan.
“Kita ingin memastikan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kemanusiaan. Rumah pemulasaran ini adalah contoh bagaimana kita bisa bergotong-royong untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling menghargai,” ucap Faruk Rozi.
Polres Tasikmalaya Kota juga mendapatkan penilaian positif atas kemampuannya dalam merangkul berbagai pihak, memediasi konflik, serta membina hubungan lintas komunitas secara baik dan berkelanjutan.
Dengan resminya rumah pemulasaran TMC Eternal Home, Kota Tasikmalaya tidak hanya menambah satu lagi fasilitas publik yang bermanfaat, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai kota yang ramah, toleran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai universal kemanusiaan.
Salam Hormat,
Dewan Pimpinan Pusat
Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia
Ketua Umum
Dedi Siregar



