Korannusantara.id – Jakarta, Benny Hasibuan aktif sebagai Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan tokoh muda asal Sumatera Utara menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, atas keputusan tegas terkait status empat pulau di wilayah perbatasan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Benny juga memberi penghormatan kepada Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, atas konsistensinya dalam memperjuangkan hak administratif wilayah Sumut.
“Presiden Prabowo telah menunjukkan kepemimpinan yang berpijak pada prinsip keadilan dan administrasi negara yang utuh. Ini bukan soal siapa yang menang, tetapi bagaimana negara hadir secara adil dan konstitusional,” ujar Benny di Jakarta, Kamis (19/6)
Keputusan Presiden tersebut, sebagaimana diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menetapkan bahwa status empat pulau ,Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkik Ketek, dan Pulau Mangkik Gadang, dikembalikan sesuai data dan dokumen administratif yang sah.
Pemerintah juga membuka ruang hukum melalui jalur PTUN bagi pihak-pihak yang ingin mengajukan keberatan.
Benny Hasibuan turut menyoroti peran penting Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, yang sejak awal dinilainya telah berani menyuarakan aspirasi masyarakat Sumut tanpa terjebak dalam konflik horizontal.
Kak Erni berdiri paling depan menyuarakan keresahan masyarakat Sumut. Ia tidak memilih jalan konfrontasi, tapi konsisten menggunakan jalur hukum dan konstitusi. Ini adalah tipe pemimpin muda yang patut kita dukung,” tegas Benny.
Lebih lanjut, Benny mengimbau seluruh elemen pemuda, mahasiswa, dan masyarakat untuk tetap solid dan tidak terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah belah.
Sumut dan Aceh adalah saudara. Kita harus jaga hubungan baik, dorong kerja sama pembangunan lintas wilayah, dan hentikan segala framing sektarian,” tambahnya.
Ia menutup pernyataannya dengan seruan untuk mendukung pemimpin-pemimpin yang bekerja dengan ketulusan dan keberanian demi kepentingan rakyat



