• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Polemik 4 Pulau, Bupati Tapteng Masinton: Dorong Pemerintah Pusat Kedepankan telaah Historis hingga Sosiologis

Putra by Putra
15 Juni 2025
in Nasional
0
Polemik 4 Pulau, Bupati Tapteng Masinton: Dorong Pemerintah Pusat Kedepankan telaah Historis hingga Sosiologis

Ket. Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu. (Foto:Ist)

0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, memberi tanggapan soal polemik 4 pulau milik Aceh yang ditetapkan masuk Sumatera Utara oleh Kemendagri. Empat pulau itu yakni Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Ketek dan Pulau Mangkir Gadang.

Bila dilihat di peta, tampak pulau itu berada di depan Kecamatan Manduamas–wilayah yang masuk ke Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Masinton mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya polemik itu ke Pemerintah Pusat untuk dialog dan musyawarah sehingga menghasilkan keputusan yang bijaksana.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat untuk memfasilitasi dialog dan musyawarah pembahasan 4 pulau yang saat ini menjadi polemik perbatasan antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara, (yang berbatasan langsung Kab. Tapanuli Tengah dan Aceh Singkil),” kata Masinton kepada wartawan, pada Minggu (15/6/2025).

“Musyawarah dan dialog tentang 4 pulau ini harus dibahas dalam semangat kebangsaan Indonesia dan NKRI,” lanjutnya.

Mantan Aktivis 98 itu juga mendorong penyelesaian polemik ini mengedepankan telaah secara historis hingga sosiologis.

“Polemik 4 pulau ini perlu ditelaah lebih dalam secara historis, sosiologis maupun letak geografis,” jelasnya.

Terakhir, Mantan anggota DPR RI itu berpesan, agar Pemerintah Daerah dan Pusat juga meredam polemik 4 pulau ini agar tidak menimbulkan sentimen buruk lainnya. Ia mengingatkan selama ini masyarakat Aceh Singkil dan Tapteng memiliki hubungan yang harmonis.

“Antar pemerintah daerah perlu cooling down dan meredam polemik 4 pulau ini agar tidak memunculkan sentimen wilayah dan kedaerahan yang mengganggu kohesi sosial dalam masyarakat, khususnya Aceh dan Sumatera Utara, serta Singkil dan Tapanuli Tengah yang selama ini berjalan harmonis dan penuh persaudaraan,” tandasnya. (red)

 

613
Tags: 4 Pulau Sumut AcehBupati TaptengMasinton PasaribuPDIPPemerintahPolemik 4 Pulau Aceh-Sumut
Previous Post

Yonif 763/SBA Gelar Kerjabakti Bersama Polres Maybrat di Gereja

Next Post

Jababeka Imbau Tenant Kawasan Industri, Senin Antisipasi

Putra

Putra

Next Post
Jababeka Imbau Tenant Kawasan Industri, Senin Antisipasi

Jababeka Imbau Tenant Kawasan Industri, Senin Antisipasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.