Korannusantara.id – Bogor, Sehari setelah pelantikan Pengurus Bamus Suku Betawi 1982 periode 2025-2030, digelar Rapat Kerja I Bamus Suku Betawi 1982 tanggal 14 Juni 2025 di Green Forest Hotel, Bogor, Jawa Barat.
“Rapat kerja ini membahas rancangan peraturan organisasi Bamus Suku Betawi 1982 sebagai aturan pelaksana dari AD/ART hasil Mubes yang baru lalu” terang Muhammad Ikhsan, Sekjen Bamus Suku Betawi 1982.
“Utamanya terkait tugas dan wewenang majelis adat, pengurus harian dan majelis kehormatan organisasi. Bamus Suku Betawi 1982 berupaya untuk terus adaptif terhadap berbagai perubahan Jakarta yang sangat cepat, khususnya setelah diundangkannya UU nomor 2 tahun 2024 tentang DKJ” Ichsan menambahkan.
Program kerja Bamus Suku Betawi 1982 tahun 2025 – 2026 juga turut dibahas. Berbagai rencana strategis terkait pemajuan budaya, peningkatan kesejahteraan masyarakat betawi, peningkatan kualitas SDM betawi hingga peta jalan betawi pasca UU DKJ menjadi pokok bahasan utama Raker kali ini.
“Betawi kudu gerak cepat biar kaga ketinggalan begitu ibukota pindah ke luar Jakarta. Tantangan kota global, kawasan aglomerasi, lembaga adat dan kebudayaan juga dana abadi kebudayan mesti dibahas dan dikelola serius kalau betawi gak mau ketinggalan lagi” ujar Ketua Bidang Organisasi sekaligus Ketua Pelaksana Raker, Junaedi alias Bang Juned.
Sementara itu, Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan Bamus Suku Betawi 1982, Ichwan Ridwan yang akrab dikenal dengan Bang Boim, menambahkan “Hasil Raker ini akan menguatkan program dan visi misi Gubernur Pram dan Bang Doel. Betawi sebagai masyarakat inti Jakarta siap berkolaborasi dengan Pemprov DKI di berbagai lini dan berbagai bidang” ucap Boim.
“Kalo Jakarta maju yang paling ngerasain manfaatnya kan orang betawi, maka wajib hukumnya buat orang Betawi bantuin Gubernur dan jajarannya buat majuin Jakarta” sambung Boim.
“Apalagi Jakarta sebentar lagi berusia 5 abad dan masuk abad ke 6, harus menjadi puncak peradaban betawi. Sebagaimana siklus sejarah peradaban selalu mencapai puncaknya di usia ke 6 sampai ke 7 abad” ungkap Boim.
“Mudah-mudahan Raker ini jadi tonggak kegemilangan peradaban Betawi hingga berabad-abad selanjutnya” harap Boim menutup pembicaraan.



