• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Artikel

LSPI: Kritik Masyarakat terhadap Program MBG Harus Dipandang sebagai Energi Perbaikan

W D by W D
6 Maret 2026
in Artikel
0
LSPI: Kritik Masyarakat terhadap Program MBG Harus Dipandang sebagai Energi Perbaikan
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Koordinator Nasional Lentera Studi Pemuda Indonesia (LSPI) mengapresiasi pernyataan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) yang membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan dan kritik terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis.

Koordinator Nasional LSPI Dinal menilai langkah tersebut sebagai sinyal positif dalam tata kelola kebijakan publik. Ia mengatakan keterbukaan terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah memandang partisipasi publik sebagai bagian dari upaya menyempurnakan program strategis nasional.

“Kami menilai sikap yang ditunjukkan oleh Badan Gizi Nasional sebagai langkah maju dalam tata kelola kebijakan publik,” kata Dinal kepada pers di Kota Bogor, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, sikap BGN yang membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya menunjukkan pemerintah tidak alergi terhadap kritik. Justru kritik dinilai sebagai energi korektif untuk memperbaiki kebijakan agar berjalan lebih efektif di lapangan.

Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari agenda Presiden Prabowo Subianto disebut sebagai kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar.

Karena itu, Dinal menilai pengawasan publik menjadi unsur penting untuk memastikan standar gizi, kualitas makanan, serta ketepatan porsi benar-benar dijalankan sesuai Pedoman Teknis Nomor 401.1 Tahun 2026.

Ia juga menilai kehadiran ruang pelaporan berbasis digital merupakan bentuk partisipasi warga yang sehat dalam sistem demokrasi modern.

“Ketika masyarakat dapat menyampaikan temuan di lapangan tanpa rasa takut, maka yang terbangun bukan kegaduhan, melainkan akuntabilitas. Kritik yang berbasis fakta justru membantu negara bekerja lebih presisi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Nasional LSPI Deni Wahyudi menilai keterbukaan terhadap pengawasan publik akan memperkuat legitimasi program MBG di tengah masyarakat.

Menurutnya, kebijakan besar dengan cakupan nasional tentu memiliki berbagai tantangan dalam implementasinya. Namun dengan mekanisme kontrol sosial yang terbuka, potensi penyimpangan dapat diminimalisir sejak dini.

“Kami juga menilai bahwa pendekatan yang tidak represif terhadap ekspresi masyarakat di ruang digital menunjukkan kedewasaan demokrasi,” kata Deni kepada pers di Kota Depok, Kamis (5/3/2026).

Ia menambahkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik tidak seharusnya dipahami sebagai instrumen untuk membungkam kritik konstruktif. Menurutnya, regulasi tersebut justru bertujuan menjaga ruang digital tetap tertib dan bertanggung jawab.

LSPI juga mendorong agar BGN menghadirkan kanal aduan resmi yang terintegrasi dan responsif. Dengan demikian, laporan masyarakat dapat diverifikasi serta ditindaklanjuti secara sistematis.

Menurut Deni, transparansi dalam proses tindak lanjut laporan masyarakat akan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap program MBG.

LSPI meyakini sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam keberhasilan pembangunan. Partisipasi publik disebut bukan ancaman bagi stabilitas kebijakan, melainkan jaminan kualitas kebijakan itu sendiri.

Dengan semangat kolaboratif tersebut, LSPI optimistis program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Deni menegaskan pihaknya akan terus mengawal implementasi berbagai program strategis nasional dengan pendekatan konstruktif, kritis, dan solutif demi mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

116
Previous Post

Jelang Idulfitri 2026, Bupati Asep dan Forkopimda Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil

Next Post

Unit Resmob Polres Padangsidimpuan Bekuk Pelaku Curanmor, Toyota Innova Hitam Diamankan

W D

W D

Next Post
Unit Resmob Polres Padangsidimpuan Bekuk Pelaku Curanmor, Toyota Innova Hitam Diamankan

Unit Resmob Polres Padangsidimpuan Bekuk Pelaku Curanmor, Toyota Innova Hitam Diamankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.