Korannusantara.id – Jakarta, Keluarga besar Alimbas Jabodetabek kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat kiprah sosial dan keagamaan.
Dalam acara Pengajian Alimbas Jabodetabek yang digelar pada Minggu, 9 November 2025, perkumpulan ini secara resmi melembagakan diri melalui pembentukan Yayasan Alimbas Insan Cita untuk masa bakti 2025–2030.
Alimbas merupakan singkatan dari Adinegoro Lima Belas, nama jalan tempat Kantor HMI Cabang Medan berada. Nama tersebut telah menjadi simbol kedekatan emosional, sejarah perjuangan, serta ikatan persaudaraan para kader dan alumni HMI yang pernah berproses di lokasi tersebut.
Pembentukan yayasan ini merupakan hasil kesepakatan dari beberapa kali pertemuan anggota Alimbas yang bersepakat untuk memberikan dasar kelembagaan yang lebih kokoh dan terarah. Dalam acara tersebut, panitia juga membacakan nama-nama pendiri yayasan, yaitu:
1. Abdullah Rasyid
2. Ahmad Sani
3. Charles P. Siregar
4. Dia Ramayana
5. Fadli Nasution
6. Fadlin Avisena Nasution
7. Riswal Siregar
8. Robi Anugrah Marpaung
Acara pengukuhan kepengurusan yayasan berlangsung di VIP Room Restoran Simpang Raya, Jl. Alternatif Cibubur No. 72, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Kehadiran keluarga besar Alimbas dari berbagai wilayah Jabodetabek menghadirkan suasana kekeluargaan yang hangat sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk membangun wadah yang lebih terstruktur dan bermanfaat.
Dalam rangkaian acara tersebut, juga dilakukan pembacaan struktur lengkap Yayasan Alimbas Insan Cita yang mencakup Dewan Penasihat, Dewan Pembina, Dewan Pengawas, serta Pengurus Masa Bakti 2025–2030. Pembacaan ini menjadi pengumuman resmi kepada seluruh anggota dan alumni yang hadir.

Ketua Dewan Pembina sekaligus salah satu pendiri, Abdullah Rasyid, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan yayasan ini merupakan langkah penting untuk memastikan kegiatan Alimbas dapat berjalan lebih tertata dan berkelanjutan.
“Kesepakatan pendirian yayasan ini kita capai setelah beberapa kali pertemuan. Tujuannya agar kegiatan Alimbas punya dasar yang kuat dan jelas, serta dapat dikelola dengan lebih terstruktur,” ujarnya.
Selain pembacaan struktur yayasan, acara juga diisi dengan tausiah pengajian rutin sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan mempererat ukhuwah antaranggota keluarga besar Alimbas.
Dengan terbentuknya Yayasan Alimbas Insan Cita, diharapkan muncul sinergi baru serta lahirnya berbagai program sosial dan keagamaan yang lebih terarah, tidak hanya untuk keluarga besar Alimbas tetapi juga bagi masyarakat luas. Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antaralumni dalam suasana penuh kehangatan.



