Korannusantara.id, Jakarta – Anggota DPD RI, Muhammad Nuh, Menilai bahwa Israel sudah berulang kali mengingkari kesepakatan gencatan senjata yang bahkan melibatkan negara-negara seperti Amerika Serikat dan Qatar.
Pengalaman kita, bahwa Yahudi, Israel biasa mengingkari janji. Gencatan senjata yang merupakan kesepakatan dan melibatkan pihak lain, seperti Amerika, Qatar dan lain-lain, dengan seenaknya dilanggar oleh Israel. “Oleh karena itu, Menurutnya, Publik dunia harus terus mengawasi kelakuan Israel yang demikian itu,” ujar Nuh dalam keterangan, pada Minggu (12/10/2025).
Senator asal Sumatera Utara ini menegaskan, tekanan terhadap Israel tidak cukup hanya dalam bentuk opini dan diplomasi.
“Bisa dimulai dari tekanan ekonomi, seperti memboikot produk mereka dan para pendukungnya, juga yang sangat penting adalah tekanan militer,” katanya
“Oleh karena nya, Nuh mengatakan, dukungan rakyat terhadap Palestina tidak boleh berhenti pada simpati moral semata, tetapi harus diterjemahkan menjadi langkah nyata yang memberi efek jera bagi rezim Tel Aviv,” sambungnya.
Lebih jauh lagi, Ketua PW Persis Sumut menilai, Gelombang aksi ini menunjukkan bahwa isu Palestina telah menjadi simbol solidaritas global lintas agama dan bangsa. “Dari Jakarta hingga London, dari Amsterdam hingga Sydney, publik dunia semakin vokal menuntut penghentian kekerasan terhadap rakyat Gaza dan penyelesaian politik yang adil,” tegasnya.
Sebelumnya, Ribuan warga dari berbagai wilayah memadati Kawasan Patung Kuda, Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (12/10/2025) untuk menggelar Aksi Damai Bela Palestina. Massa aksi mulai tiba sejak pukul 06.00 WIB dan membentuk lingkaran di sekitaran Patung Kuda.
Peserta aksi damai tersebut didominasi oleh pakaian berwarna putih dan hitam. Mereka terlihat antusias membawa atribut berupa bendera Palestina, baik berukuran kecil maupun besar, sambil terus meneriakkan dukungan dan seruan untuk kemerdekaan.
“‘Free Palestine’, ‘Free Palestine’. Allahu akbar, Allahu akbar,” teriak ribuan peserta aksi damai Palestina secara serentak di kawasan Monas.
Selain kibaran bendera, peserta aksi juga terlihat semangat mendengarkan orasi yang disampaikan oleh beberapa tokoh masyarakat dan anak-anak muda dari atas kendaraan. (red)



