• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Kasus Ratih Raynada: Malpraktik atau Kelalaian Sistemik? Ketua PPI Bekasi Desak Investigasi Independen terhadap RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid

Adis by Adis
3 Juli 2025
in Daerah
0
Kasus Ratih Raynada: Malpraktik atau Kelalaian Sistemik? Ketua PPI Bekasi Desak Investigasi Independen terhadap RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Kota Bekasi — Ketua Perisai Pusat Indonesia (PPI) PC Bekasi Raya, Rusman, menyampaikan kritik tajam terhadap pernyataan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid dalam konferensi pers terkait kasus Ratih Raynada, seorang ibu muda yang mengalami kelumpuhan total pasca operasi sesar pada September 2024.

Menurut Rusman, pernyataan pihak rumah sakit yang menyebut seluruh prosedur sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), justru memperlihatkan kecenderungan pembelaan institusional yang mengabaikan dimensi etik dan kemanusiaan.

“Ketika seorang ibu datang dalam keadaan bisa berjalan dan pulang dalam kondisi lumpuh, publik berhak mempertanyakan tanggung jawab etik dan moral tenaga medis. Ini bukan sekadar data medis—ini soal nyawa dan martabat manusia,” tegas Rusman.

Rusman menguraikan empat poin kejanggalan dan keprihatinan yang menjadi sorotan:

1. Kegagalan Prosedural Bius:
Pernyataan rumah sakit bahwa pasien sempat merasakan nyeri saat operasi sesar sebelum akhirnya diberikan anestesi umum dinilai sebagai bukti nyata adanya kegagalan dalam prosedur medis dasar.

2. Diagnosis Tidak Konsisten & Lemahnya Koordinasi:
PPI menyoroti bahwa Ratih dan keluarganya menerima penjelasan medis yang berubah-ubah dari dokter yang berbeda, tanpa kejelasan sistem rujukan dan penanganan terpadu.

3. Pengalihan Tanggung Jawab ke Pasien:
Rumah sakit sempat menyatakan bahwa kelumpuhan Ratih diduga karena pasien tidak disiplin meminum obat TBC tulang belakang. Pernyataan ini dianggap tidak etis dan menyalahkan korban atas kelalaian sistem.

4. Keterlambatan Diagnosis TBC Tulang Belakang:
Jika benar Ratih mengidap TBC tulang belakang, Rusman mempertanyakan mengapa diagnosis tersebut tidak muncul dari awal, padahal operasi besar seperti sesar seharusnya didahului pemeriksaan menyeluruh.

Rusman mendesak agar dibentuk tim investigasi independen yang melibatkan Ombudsman, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan organisasi masyarakat sipil, guna menelusuri kemungkinan malapraktik atau kelalaian sistemik dalam kasus ini.

“Kami juga meminta Wali Kota Bekasi untuk tidak hanya menjadi penonton. Ini bukan hanya soal prosedur medis—ini tentang hak hidup, keadilan, dan perlindungan warga,” lanjut Rusman.

Dalam pernyataan akhirnya, Rusman menegaskan bahwa kasus Ratih Raynada menyangkut nilai-nilai kemanusiaan yang tidak bisa diselesaikan dengan laporan prosedural semata.

“Penderitaan seorang ibu jangan dikubur dalam kalimat ‘kami siap diaudit’. RSUD harus jujur membuka seluruh data medis, bukan berlindung di balik retorika,” tutup Rusman.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan kepada Direktur RSUD Dr. dr. Kusnanto Saidi , MARS., melalui sambungan telepon dan pesan tertulis belum mendapatkan tanggapan.

232
Tags: Direktur RSUD Dr. dr. Kusnanto SaidiMARS.OmbudsmanRatih RaynadaRSUD dr. Chasbullah AbdulmadjidRusman
Previous Post

PT ARIFIN INTER MEDIA GRUP MPG Ucapkan Hari Bhayangkara ke-79

Next Post

Peduli Dunia Pendidikan, Kadivre Jatim dan Adm Perhutani Bondowoso Gelar Audiensi Dengan SMK 1 Ibrahimy Situbundo

Adis

Adis

Next Post
Peduli Dunia Pendidikan, Kadivre Jatim dan Adm Perhutani Bondowoso Gelar Audiensi Dengan SMK 1 Ibrahimy Situbundo

Peduli Dunia Pendidikan, Kadivre Jatim dan Adm Perhutani Bondowoso Gelar Audiensi Dengan SMK 1 Ibrahimy Situbundo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.