• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Menteri ESDM Bahlil Ungkap Untungnya Bagi Indonesia Kerja Sama Listrik dengan Singapura

Putra by Putra
17 Juni 2025
in Nasional
0
Menteri ESDM Bahlil Ungkap Untungnya Bagi Indonesia Kerja Sama Listrik dengan Singapura

Ket. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, MoU dengan Menteri Energi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Singapura. (Foto:Humas ESDM)

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, meneken MoU dengan Menteri Energi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Singapura, Tan See Leng, terkait Zona Industri Berkelanjutan (Sustainable Industrial Zone) di kawasan Hijau Kepulauan Riau (Kepri).

Dia memastikan, inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan di subsektor energi bersih.

“Kami telah meminta pemerintah Singapura untuk mempertimbangkan secara serius pembangunan kawasan industri, yang bertujuan untuk hilirisasi berbasis energi baru terbarukan,” kata Bahlil dalam keterangannya, Selasa (17/6/2025).

Dia menjelaskan, pengembangan kawasan industri ini dirancang dengan ekosistem yang komprehensif. Pasokan energi akan dijamin melalui perdagangan listrik lintas batas berbasis energi bersih. Selain itu, untuk menjaga emisi tetap rendah, teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) akan diimplementasikan melalui MoU terpisah di bidang tersebut.

Bahlil menilai, kesepakatan ini membuka peluang pasar baru bagi energi surya dan panas bumi nasional. Sementara teknologi CCS akan memberikan solusi untuk industri yang sulit melakukan dekarbonisasi.

Pemerintah berharap, pembangunan kawasan industri hijau di Kepri bakal menjadi model pengembangan ekonomi rendah karbon, yang mampu menciptakan ribuan lapangan kerja baru dan mendorong transfer teknologi canggih.

Bahlil merinci, program hilirisasi menjadi syarat mutlak dalam kerja sama ini. Dia pun memastikan bahwa industri pembuatan komponen utama seperti panel surya dan kabel akan didirikan di Indonesia sebagai bagian dari kesepakatan.

“Nilai tambah yang kita akan bangun adalah solar panel itu industrinya nanti di Indonesia. Bahkan untuk kabel Itu juga akan dibangun di Indonesia,” ujarnya. (red)

 

455
Tags: Bahlil LahadaliaCCSKeputusan Presiden PrabowoListrikMentri ESDMMOUSingapura
Previous Post

DPRD Kota Bekasi:Koperasi Merah Putih Harus Dikelola dengan Rumus 4M

Next Post

Menteri ESDM Bahlil Tiap hari Tuai Prestasi, Pengamat: Harumkan Indonesia dan Wujud Nyata Asta Cita Presiden!

Putra

Putra

Next Post
Menteri ESDM Bahlil Ungkap Untungnya Bagi Indonesia Kerja Sama Listrik dengan Singapura

Menteri ESDM Bahlil Tiap hari Tuai Prestasi, Pengamat: Harumkan Indonesia dan Wujud Nyata Asta Cita Presiden!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.