Korannusantara.id-Jakarta, Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus menjadi perbincangan mahasiswa dan pemuda Sumatera Utara bahkan mahasiswa pemuda sumatera utara yang ada di jakarta terkait proyek peningkatan jalan senilai Rp102 miliar.
Dugaan korupsi yang di duga melibatkan Bupati Labuhanbatu Utara Hendri Yanto Sitorus viral di berbagai media sosial bahkan banyak yang sudah melaporkan Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI ) di jakarta atas dugaan kasus suap jual beli jabatan, fee proyek dan pengesahan peraturan bupati. Ujar Anwar pada awak media, selasa 25 maret 2025.
Pembangunan Labuhanbatu utara salah satu kabupaten yang menjadi pusat perhatian bagi mahasiswa formasu. Kabupaten Labura salah satu kabupaten di sumut yang pernah pernah di kunjungi bapak Presiden ke 7 Jokowi Dodo Tanjung Ledong Labura dan mendapat kucuran dana senilai 19 Miliar Rupiah.
Anwar menambahkan pembangunan peningkatan jalan Teluk Binjai-Tanjung Ledong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) hasil kajian kami formasu kami menduga di korupsi.
Sebab menurut kajian kami pengerjaan ini menjadi temuan dari badan pemeriksa keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut.Di mana, peningkatan jalan ini dianggarkan oleh dinas pekerja umum dan tata ruang (PUTR) Kabupaten Labura senilai Rp 19 miliar lebih.
Hal inilah menjadi spirit Formasu jakarta hingga hari ini, kedua kalinya aksi di depan gedung merah putih (KPK RI ) , dengan tuntutan yang sama.
Adapun Tuntutan Kami formasu :
1.Kami Mendesak KPK RI Panggil dan Periksa Bupati Labuhanbatu Utara Hendri Yanto Sitorus Terkait Dugaan Korupsi Di Labura
2.Kami meminta KPR RI Periksa dan Tahan Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus Terkait Proyek Peningkatan jalan 102 Milliar
3.Mendesak Ketua KPK RI Usut Tuntas Adanya Laporan Dari Masyarakat Dugaan Korupsi yang melibatkan Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus terkait laporan Dugaan Fee Proyek, Dugaan Jual Beli Jabatan, Dugaan pengesahan peraturan bupati.
Ketua Umum Formasu Anwar Siregar bersuara lantang didepan gedung merah putih ( KPK RI ) bila juga minggu ini bupati labura dipanggil ke jakarta, kami akan turun kembali dengan seluruh elemen dan tenaga, Tutup anwar siregar ketum formasu .